Archive

Posts Tagged ‘Pengobatan Batu Empedu’

Pengalaman Saya Sembuh dari Batu Empedu tanpa Operasi (Part 2)

November 14th, 2013 60 comments

Setelah melakukan terapi pengobatan batu empedu dari Pak Sisil tiga minggu yang lalu, saya menyempatkan diri untuk melakukan USG ulang untuk memastikan apakah kantung empedu saya sudah bersih dari batu. Setelah USG, seperti yang sudah saya duga sebelumnya ternyata batunya belum sepenuhnya bersih. Masih ada sisa-sisa batu walaupun kecil ukurannya (sekitar 6.8 mm). Berikut adalah hasil USG di Lab Bromo Malang setelah menjalani terapi yang pertama.

hasil scan usg

Untuk itu saya pun harus mengulangi terapi ini sekali lagi. Dan saya memulai terapi lagi menggunakan obat pak Sisil sejak minggu lalu. Kondisi saya pada terapi kedua ini sangat berbeda dengan pada saat terapi pertama. Badan saya saat terapi kedua ini jauh lebih sehat dan tidak pernah mengalami keluhan sakit apapun. Menurut pak Sisil, ini terjadi karena saya bisa disiplin dalam menjaga pantangan dan mau berolahraga. Karena kebanyakan pasiennya itu masih mengalami banyak keluhan saat terapi kedua. Saya sendiri mulai menjaga pantangan makanan seperti yang diintruksikan pak Sisil sejak 1 bulan lalu. Selain itu saya juga mulai rutin berolah-raga dengan cara jalan pagi setiap harinya selama 1 – 1.5 jam. Hasilnya pun ternyata lumayan bagus. Badan saya menjadi jauh lebih fit. Mata saya pun tidak kuning seperti terapi pertama. Hari ini adalah hari ke-7 dari terapi dan merupakan saat pengeluaran batu. Dan hasilnya batu sebanyak 6 biji (yang 1 terpecah menjadi 3) keluar saat buang air besar. Read more…

Incoming search terms:

  • kaskus penderita empedu tanpa operasi

Pengalaman Saya Sembuh dari Batu Empedu tanpa Operasi (Part 1)

October 27th, 2013 77 comments

Beberapa bulan terakhir, saya sedikit dipusingkan mengenai masalah kesehatan. Awalnya saya tidak tahu kalau saya adalah penderita batu empedu. Sebenarnya sakit yang saya alami di perut bagian atas ini sudah terjadi sekitar 1 tahun lalu. Awalnya saya mengira ini hanyalah sakit kram otot atau masalah lambung saja. Frekuensi kambuhnya (kholik) pun dulu tidak sering (hanya sekitar 1 kali setiap beberapa bulan). Ciri-ciri sakit yang saya alami adalah perasaan nyeri yang sangat hebat di daerah perut kanan atas (daerah ulu hati), dan ini terjadi pada saat malam hari sekitar jam 10 malam sampai jam 5 pagi. Namun, seiring dengan waktu, frekuensi sakitnya menjadi lebih sering. Puncaknya adalah pada bulan Agustus kemarin. Saat saya sedang asyik traveling ke Bali bersama keluarga, tiba-tiba kholik-nya kambuh. Sedihnya, kholik yang terjadi saat itu bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Dan tidak seperti biasanya sakitnya yang biasanya hilang pada pagi hari, kholik saat itu bertahan sampai sepanjang hari dan baru hilang pada waktu menjelang malam.

usg empedu

Karena penasaran dengan sakit saya, akhirnya saya pun mulai berobat ke dokter. Karena dugaan awal saya adalah kram otot, maka saya pun tidak ke dokter spesialis pencernaan. Dokter yang memeriksa saya saat itu mengatakan sakit saya kemungkinan adalah lambungnya yang terluka atau kram otot. Saat itu saya diberikan obat untuk kedua sakit tersebut. Namun tidak sampai 3 hari saya ke dokter, ternyata kholik saya kambuh lagi. Saat itu saya pun langsung mengambil kesimpulan, bahwa ini bukanlah kram otot atau penyakit lambung biasa. Read more…