Home > Health, Life, My Life > Pengalaman Saya Sembuh dari Batu Empedu tanpa Operasi (Part 1)

Pengalaman Saya Sembuh dari Batu Empedu tanpa Operasi (Part 1)

October 27th, 2013 Leave a comment Go to comments

Beberapa bulan terakhir, saya sedikit dipusingkan mengenai masalah kesehatan. Awalnya saya tidak tahu kalau saya adalah penderita batu empedu. Sebenarnya sakit yang saya alami di perut bagian atas ini sudah terjadi sekitar 1 tahun lalu. Awalnya saya mengira ini hanyalah sakit kram otot atau masalah lambung saja. Frekuensi kambuhnya (kholik) pun dulu tidak sering (hanya sekitar 1 kali setiap beberapa bulan). Ciri-ciri sakit yang saya alami adalah perasaan nyeri yang sangat hebat di daerah perut kanan atas (daerah ulu hati), dan ini terjadi pada saat malam hari sekitar jam 10 malam sampai jam 5 pagi. Namun, seiring dengan waktu, frekuensi sakitnya menjadi lebih sering. Puncaknya adalah pada bulan Agustus kemarin. Saat saya sedang asyik traveling ke Bali bersama keluarga, tiba-tiba kholik-nya kambuh. Sedihnya, kholik yang terjadi saat itu bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Dan tidak seperti biasanya sakitnya yang biasanya hilang pada pagi hari, kholik saat itu bertahan sampai sepanjang hari dan baru hilang pada waktu menjelang malam.

usg empedu

Karena penasaran dengan sakit saya, akhirnya saya pun mulai berobat ke dokter. Karena dugaan awal saya adalah kram otot, maka saya pun tidak ke dokter spesialis pencernaan. Dokter yang memeriksa saya saat itu mengatakan sakit saya kemungkinan adalah lambungnya yang terluka atau kram otot. Saat itu saya diberikan obat untuk kedua sakit tersebut. Namun tidak sampai 3 hari saya ke dokter, ternyata kholik saya kambuh lagi. Saat itu saya pun langsung mengambil kesimpulan, bahwa ini bukanlah kram otot atau penyakit lambung biasa. Saat sedang kholik, Papa saya yang melihat keadaan saya berkata “Penyakit lambung tidak seperti ini, ini kayanya adalah batu empedu“. Berbekal omongan papa saya, saya pun langsung pergi ke dokter spesialis pencernaan di Malang. Saat di-USG, ternyata ketahuan bahwa saya memang positif mengidap batu empedu. Saat itu pun saya diberikan obat untuk menghancurkan batu dan disuruh balik seminggu kemudian. Obat yang diberikan kepada saya saat itu salah satunya adalah Urdafalk (Obat ini biasanya adalah obat yang disarankan oleh para dokter terhadap pasien batu empedu). Obat-obat untuk batu empedu ini bisa dibilang cukup mahal. Total biaya dokter + obat saya untuk diminum 1 minggu sekitar 2 juta. Saya pun mulai meminum obat pemberian dokter dan kholik pun tidak terjadi selama seminggu. Dugaan saya waktu itu, pengobatannya kelihatannya berhasil. Seminggu kemudian saya balik ke dokter tersebut dan di-USG lagi. Ternyata setelah di-USG, batu saya ternyata masih ada dan akhirnya diberikan obat lagi selama 3 minggu ke depan. Total biaya dokter + obat saat itu adalah sebesar 2.5 juta. Jadi kalau ditotal, biaya yang sudah saya keluarkan sudah 5 juta lebih.

Setelah kira-kira 2 minggu lamanya, ternyata kholik-nya mulai kambuh lagi. Pada saat itulah saya mulai frustasi dan beranggapan bahwa pengobatan dokter ini ternyata tidak membantu apa-apa. Pada akhirnya saya memutuskan untuk berganti dokter yang ada di Surabaya. Di dokter Surabaya, sebenarnya saya sudah membawa hasil tes darah saya. Tapi dokter pun menyuruh saya untuk tes lagi yaitu tes indoskopi dan tes darah lagi dengan biaya sekitar 5 juta rupiah. Karena tes yang dilakukan biayanya cukup mahal, saya pun tidak kembali ke dokter tersebut dan mencoba cara lain untuk mengobati batu empedu ini. Sekembalinya ke Malang, saya coba USG sendiri di Lab dan menemukan bahwa batu di empedu saya ternyata masih banyak.

Pada akhirnya saat saya searching di internet, saya menemukan thread milik bro Nacka di kaskus yang menyebutkan bahwa mertuanya bisa sembuh dari batu empedu tanpa operasi. Cara pengobatannya pun relatif aman karena menggunakan obat-obatan herbal. Segera saja saya meminta no HP Pak Sisil yang bisa membuat obat-obatan herbal tersebut. Beruntung sekali, waktu saya menelepon Pak Sisil, posisi beliau sedang di Surabaya untuk mengobati pasien. Dan kebetulan waktu saya menelepon, nyeri batu empedu saya (kholik) sedang kambuh. Dan karena hari itu kebetulan papa saya juga lagi berada di Surabaya untuk kerjaan, maka akhirnya saya janjian dengan pak Sisil supaya Papa saya bisa mengambil obat ramuannya di tempat pak Sisil menginap. Pak Sisil ini orangnya asyik juga, enak diajak ngobrol. Dan orangnya baik bener. Saya tanya apa aja selalu dijawab. Dan menurut saya, pak Sisil ini orangnya benar-benar berniat menolong orang sampai sembuh. Gak seperti dokter-dokter yang biasanya banyak menghabiskan uang pasiennya tapi belum pasti bisa sembuh atau tidak. Papa saya yang bertemu dengan pak Sisil secara langsung juga bilang, pak Sisil orangnya ramah sekali dan enak diajak ngomong. Papa saya juga sempat bertanya-tanya mengenai Asam Urat ke pak Sisil, dan beliau memberitahukan resepnya secara langsung ke Papa saya tanpa adanya biaya.

Mulai besoknya, saya mulai menjalankan terapi yang diajarkan oleh pak Sisil. Terapi yang diberikan pak sisil ini berlangsung selama 7 hari normalnya. Dan ada 3 ramuan yang diberikan oleh pak Sisil. Ramuan pertama diminum selama 5 hari berturut-turut. Sedangkan ramuan kedua dan ketiga diminum pada hari ke-6.

Awalnya saya sungguh tidak yakin apakah benar dengan meminum ramuan begitu saja bisa keluar batu empedunya. Tapi karena saya juga sudah sedikit frustasi dengan sakit yang tidak kunjung sembuh ini, maka tidak ada salahnya saya mencobanya sebelum menempuh jalur operasi pengangkatan kantung empedu seperti yang kebanyakan orang lakukan. Saya pribadi juga kurang begitu sreg untuk menempuh jalur operasi, karena saat searching di internet, ternyata saya menemukan ada banyak sekali orang-orang yang setelah diangkat kantung empedunya malah menghadapi masalah-masalah pencernaan lain setelah operasi. Selain itu setelah saya tanyakan ke beberapa dokter internist kenalan saya, saya pun baru tahu bahwa orang yang tidak punya kantung empedu akan menghadapi resiko munculnya tumor, kista, kanker, miom, stroke, dll yang jauh lebih besar daripada orang yang masih punya kantung empedu. Efeknya pun baru akan dirasa setidaknya di atas 10 setelah operasi. Hal ini disebabkan karena filterisasi pengolahan bilirubin dan bakteri kolesterol sudah tidak ada lagi, sehingga semuanya akan tersimpan penuh pada liver. Sehingga liver menyebarkan bakteri kolestrol tersebut ke seluruh aliran darah yang mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit baru yang saya sebut di atas.

Oleh karena itulah saya positif untuk mencoba terapi pak Sisil ini terlebih dahulu, walaupun bisa dibilang biayanya termasuk sangat mahal (Biaya total lebih dari 10 juta rupiah) untuk ukuran saya. Ramuan yang pertama (berwarna kuning) menurut saya cukup enak diminum karena minumnya dicampur dengan sari apel. Saya meminum secara rutin ramuan pertama selama 5 hari 5 kali dan menjalankan pantangan makanan yang diberikan oleh pak Sisil. Menurut pak Sisil, ramuan ini adalah untuk proses perlindungan dinding organ sekitar empedu serta pengikisan batu empedu supaya tidak tajam.

Pada hari keenam, saya pun berpuasa malam harinya dan meminum ramuan kedua (bewarna putih) jam 6 sore dan jam 8 malam sesuai petunjuk pak Sisil. Rasanya sedikit pahit. Setelah minum ramuan kedua, perut saya mulai terasa mulas. Menurut pak sisil, ramuan ini adalah untuk proses pengikisan batu supaya mengecil. Selanjutnya, pada jam 10 malam saya juga harus meminum ramuan ketiga (berwarna biru). Isi dari ramuan ini sebenarnya berwarna kuning juga. Kalau diperhatikan seperti ada minyak di dalam ramuannya. Ramuan ketiga ini rasanya kecut dan menurut saya paling tidak enak diminum di antara ketiga ramuan. Setelah meminum ramuan terakhir ini, perut saya jadi terasa seperti diaduk-aduk. Saya pun mencoba tidur setelah itu. Walaupun sangat sulit untuk tidur, pada akhirnya saya berhasil tertidur dan bangun jam 6 pagi.

Saat itu perut saya sudah terasa sangat mulas, dan saya pun akhirnya berhasil buang air besar (BAB). Pada BAB pertama, saya tidak menemukan adanya satu pun batu yang keluar. Pada saat itu saya mulai ragu kalau pengobatan ini ternyata sama saja, tidak berhasil. Namun tidak lama setelah itu, karena perut saya mulas terus, saya pun berturut-turut BAB. Dan mulai BAB kedua dan seterusnya, batu-batu berwarna hijau akhirnya keluar juga. Batu yang keluar ini mudah dikenali karena mengapung di air. Kalau dihitung total ada sekitar hampir 50-an batu yang keluar. Saya sendiri hanya mengambil batu yang besar-besar saja, karena sebagian besar batunya berukuran sangat kecil. Batu terbesar yang keluar adalah sekitar sepanjang 1,5 cm. Berikut adalah penampakannya.

IMG_20131029_122750

IMG_20131029_122737-1

Hari itu, saya sedikit lemas, karena pengeluaran secara terus menerus. Dan ada beberapa perubahan dalam tubuh saya. Mata saya berwarna kuning seperti terkena sakit kuning, dan air kencing saya berwarna kuning sekali, padahal saya banyak sekali minum air. Setelah saya tanyakan ke pak Sisil, ternyata itu adalah bilirubin dan kolestrol yang tersumbat di hati akibat batu empedu. Dengan keluarnya bilirubin dan kolestrol tersebut, saya jadi terbebas dari penyakit hepatitis dan siriosis hati.

Saya sangat lega hari itu karena pengobatannya ternyata berhasil, tapi saya sendiri belum sempat untuk tes USG lagi untuk memastikan tidak ada sisa batu dalam kantung empedu saya. Selain itu saya juga harus tes MRCT untuk memastikan bahwa liver saya tidak terdapat banyak lemak (fatty liver) agar batu tidak mudah terbentuk kembali. Dan berdasarkan penjelasan pak Sisil, batu empedu ini biasanya cukup jarang bisa dibersihkan total dalam 1 x terapi. Selain itu, batu empedu ini sangat mungkin terbentuk kembali kalau kita tidak menjaga pola makan dan olah raga teratur. Sejak hari pengeluaran yaitu tepatnya 3 hari yang lalu, badan saya masih saja lemas dan nafsu makan saya hilang. Selain itu bagian perut sebelah kanan juga terasa sedikit tidak enak walaupun tidak sakit. Menurut pak Sisil, itu adalah efek yang normal setelah pengeluaran batu. Tapi hari ketiga ini, kesehatan saya berangsur-angsur mulai pulih. Nafsu makan sudah mulai ada walaupun belum pulih benar. Dan rasa tidak enak di perut bagian kanan sudah hilang. Ya semoga kesehatan saya segera pulih dan bisa segera melanjutkan aktivitas seperti biasanya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms:

  • batu empedu hilang tanpa operasi
  • berapa lama minum urdafalk
Be Sociable, Share!
  1. Yanti
    November 3rd, 2013 at 06:54 | #1

    Boleh minta nomer P’sisil?? Brapa biaya berobat ke beliau?

  2. Hefih
    November 20th, 2013 at 13:44 | #2

    Boleh minta nomer Pak Sisil? Dan beliau tinggal dmn? Makasih…

  3. November 29th, 2013 at 16:27 | #3

    Bisa minta nomernya pak sisil? Thx

  4. andrie
    November 29th, 2013 at 17:13 | #4

    Boleh minta no.telpnya Pak sisil,biayanya sekitar berapa? dan beliau tinggal di daerah mana?

    salam.

  5. November 30th, 2013 at 12:24 | #5
  6. rosa damanik
    May 7th, 2014 at 22:13 | #6

    Tapi serem juga dengan batu2 itu gede sekali. Masalahnya mama saya punya sakit jantung dsb.., gimana? Ada no tlp beliau? Saya mau konsultasi dulu…. Tks.

  7. diecya
    May 8th, 2014 at 11:56 | #7

    Maaf saya bs mnta no pak sisil, kk saya sdng dirwat diRS dan harus segera dioperasi.

    Terima kasih

  8. May 8th, 2014 at 12:11 | #8

    Yang meminta no telepon pak Sisil, silahkan langsung bertanya lewat email ya

  9. rudy
    July 5th, 2014 at 11:55 | #9

    Dear vahn, saya ingin minta no tlpn dan alamat pak sisil, untuk pengobatan batu empedu ayah saya, dr kmrn sudh di rawat 4hr di rs puri. Tolong di bls secepatnya. Trims

  10. devi
    July 13th, 2014 at 19:43 | #10

    saya baru saja memiliki anak 5 bln yang lalu dan pada saat saya habis melahirkan perut saya sakit dan dr hsl USG, saya terkena batu empedu. tlg saya minta no hp nya pak sisil. terimakasih

  11. Daniel Ginting
    July 20th, 2014 at 10:22 | #11

    Mohon info nomor Bpk Sisil dan kira-kira berapa ya biayanya. Istri saya sedang menderita penyakit ini, susahnya saya ga punya anak dan juga sedang pemulihan dari stroke jadi sangat membutuhkan. Terima kasih sebelumnya pak Vahn.

    salam dari Pekanbaru.

  12. yatna
    August 5th, 2014 at 17:08 | #12

    saya mau minta no nya pak.

  13. Rifa Delfia
    August 23rd, 2014 at 13:51 | #13

    Tolong no tlp pa sisil saya awalnya dikira asam lambung sendawa terus, smlm usg hslnya ada batu empedu 1,3cm. Lokasi pa sisil dimana ?

  14. fadil
    August 30th, 2014 at 15:43 | #14

    sepertinya pengobatan pa sisil berdasarkan artikel ini… http://sumansutra.wordpress.com/cara-alami-membersihkan-batu-empedu-dengan-apel/

  15. August 30th, 2014 at 21:16 | #15

    fadil : cara pengobatannya mirip. tapi ramuannya sama sekali tidak sama.

  16. qsmart
    October 11th, 2014 at 09:33 | #16

    minta no hp pak sisil

  17. hajid
    October 12th, 2014 at 08:04 | #17

    sy punya penyakit sm dengan Bpk / mas tolong dong kasih alamat atau telp bpk sisil tadi sy mau ikuti proses yg mas lakukana makasih sebelumnya hajid

  18. hasan
    October 25th, 2014 at 07:21 | #18

    saya ingin berobat ke pak sisil, bagaimana menghubunginya ?

  19. yulina
    October 27th, 2014 at 07:39 | #19

    Halo..thx sharIngnya…boleh minta no nya Pak Sisil? Saya juga kena batu empedu soalnya…makasi sebelumnya

  20. Stephanie
    October 31st, 2014 at 11:03 | #20

    Boleh minta nomer P’Sisil? Dan beliau tinggal dimana ? Brapa biaya berobat ke beliau? Terima kasih.

  21. November 2nd, 2014 at 17:10 | #21

    langsung via contact form (email) aja ya

  22. Maryono
    November 3rd, 2014 at 22:39 | #22

    Saya ada gejala batu empedu berdasarkan pemeriksaan dr. Lesmana di RS Medistira. Udah di USG segala dan ketepatan saya orang asal Surabaya. Boleh tahu alamat dan no telpon pak Sisil. semoga info anda dpt membantu penyembuhan batu empedu saya. Terima kasih banget.

  23. Renny
    November 26th, 2014 at 14:23 | #23

    Mas Vahn,,saya minta tolong emailin no telp pak sisil,,,suami saya sudah 2 bulan kuning karena batu empedu, tolong ya mas,,makasih banget

  24. tina camelia
    December 1st, 2014 at 14:20 | #24

    BOLEH MINTA NO MAS SISIL DONG, SAYA TERKENA BATU EMPEDU JUGA. MOHON BANTUANNYA

  25. December 8th, 2014 at 12:11 | #25

    gan boleh minta nomornya pak sisil ?
    istri ane kena batu ginjal + batu empedu ni gan, kalau berobat ke beliau biaya sekitar berapa gan?
    makasih sebelumnya

  26. December 20th, 2014 at 10:01 | #26

    langsung kontak via email aja ya

  27. nienuk
    January 12th, 2015 at 19:27 | #27

    Minta no tlfnya pa sisil, berapa biaya pengobatannya ?

  28. tri kurniawati
    January 21st, 2015 at 13:29 | #28

    Mohon infonya Mas kontaknya Pak sisil. Karena saya didiagnosa batu empedu jg.
    Tolong dibalas via email saya.

    So many thanks

  29. ida
    January 28th, 2015 at 16:22 | #29

    boleh minta no HP nya pak sisil…

  30. .Hombar Sirumahombar
    February 2nd, 2015 at 19:55 | #30

    Boleh minta no hpnya pak sisil? Krn sya jg menderita penyakit batu empedu sdh skitar 7th. Trmksh atas bantuannya.

  31. Donald cahaya
    February 21st, 2015 at 09:38 | #31

    Bs minta no tlpnya p sisil tq

  32. iin tri wijaya
    February 27th, 2015 at 19:03 | #32

    maaf boleh sy tau nmr hp pak sesil ?

  33. Rifda Hayati
    April 16th, 2015 at 19:47 | #33

    Mas boleh minta no hp pak sesil

  34. dewi
    April 24th, 2015 at 09:44 | #34

    mahal banget 10 juta

  35. Rizfitriani
    May 15th, 2015 at 21:47 | #35

    Malam mas. Bisa minta no HP nya Pam sisil. Saya sdh10 Th menderita batu empedu Dan Saat ini ken a Fatty lever. Tolong ya mas. Tq

  36. Tata
    June 12th, 2015 at 16:40 | #36

    Halo bisa minta no telp pak sisil? Bisa silahkan dibalas diemail saya saja? Nanti saya kasih nama lengkap alamat dan no tlp saya, terima kasih banyak

  37. komariah
    June 15th, 2015 at 13:21 | #37

    MOHON BANTUANNYA SEKALI SAYA MINTA NO HP PAK SISIL

  38. June 22nd, 2015 at 12:26 | #38

    langsung aja email via contact form ya. thanks

  39. Andrew Setiawan
    June 24th, 2015 at 13:36 | #39

    selamat siang pak vendy, saya mohon bantuannya minta nomor telepon dan alamat pengobatan pak sisil, saya tidak bisa memakai kaskus, udah coba beberapa kali tetep gabisa. Ini untuk ibu saya yang terkena batu empedu. Bisa tolong di email saja ngga? terimakasih

  40. Sonia
    July 7th, 2015 at 15:37 | #40

    Kak..bisa minta no hp pak sisil, ayah sy kena batu empedu 2,7 cm, ! Rencana mau operasi tp ga bs krn trombosit turun ,mana kena lever juga. Tlong no hpx mas sisil yah ! Trimaksi. Sonia

  41. linda
    August 22nd, 2015 at 15:53 | #41

    bisa minta nomor telp Pak Sisil

  42. Marisa
    November 9th, 2015 at 10:52 | #42

    Boleh saya minta no hp pak sisil.
    boleh ya, saya sangat brharap bisa d bantu dgn pngobatan nya pak sisil

  43. Nur rahmad dinuh
    December 19th, 2015 at 01:56 | #43

    Gan mohon bantuan info ke pak sisil ….. sy harap mau bantu

  44. Adit
    December 29th, 2015 at 19:17 | #44

    10 juta terapi si pak sisil? Tuh ramuan n cara dietnya bisa di cari di youtube , cek saja how to flush gallblader, intinya pakai sari apel 5 hari terus olive oil dan garam inggris di hari ke 6, gsk sampe 10 juta tuh biayanya , cek saja di goohlr atau youtbe, ilmu dibagi gratis sama

  45. December 29th, 2015 at 23:31 | #45

    Adit : banyak teman2 yang sudah coba terapi itu dan gagal, tapi waktu coba pake ramuan pak sisil, batu empedu malah berhasil keluar. saya sendiri sebelum berobat ke pak sisil juga sudah tahu cara tersebut dari internet. ramuan pak sisil dengan ramuan yang di internet itu bahannya jauh sekali berbeda. Ramuan pak sisil terkandung sari anggrek, ginseng, minyak astiri dan beberapa bahan lain. walaupun cara pengobatannya mirip tapi tidak sama. ya kalo Adit cocok dengan olive oil dan garam inggris bisa pakai cara tersebut

  46. Rini Anjarwati
    February 22nd, 2016 at 09:38 | #46

    Boleh minta nomer P’Sisil? Brapa biaya berobat ke beliau? Terima kasih.

  47. Parlindungan
    February 26th, 2016 at 21:11 | #47

    Bang vandy
    Makasih infonya ttg forum yg ngebahas pengabatan batu empedu
    Ibu saya sdh clean kantungnya dari oktober 2015 lalu pakai obat pak sisil selama 7 bulan
    Rencananya mau bikin field report hari ini tapi linknya sdh tdk ada bang, itu apa krn saya masih nubie diforum itu apa krn forumnya sdh tdk ada ya bang? Maklum nubie bang 😀
    Makasih bang Vendy

  48. Parlindungan
    February 26th, 2016 at 22:02 | #48

    Bang Adit
    Saya tergelitik untuk membahas postingan bg adit tentang terapi apel itu, sebelum ke pak sisil ibu saya sudah lakukan terapi apel selama 3 bulan atas instruksi adik saya yg masih kuliah di jkt, adik saya juga ketemu cara tsb di internet, saya sama sekali tdk tahu saat itu ibu saya jalanin cara itu, setelah 3 bulan jalanin cara itu saat di usg malah batunya dari 1 cm jadi membesar 2,7 cm, tahu hal ini saya marah dan coba cari tahu, seminggu saya cari tahu ternyata tdk satupun org menyatakan sembuh pakai cara terapi apel itu, ada yg menyatakan sembuh tapi pas saya minta hasil usg sebelum sesudah dia tdk mau kasih, dan jelas ternyata cara tersebut tidak jelas siapa yang mengumbar nya ke internet, prof Liu Chiu Nan? Sudah saya cari seluruh website tidak ada foto orangnya atau kejelasan dia praktek dimana dan tidak ada web resmi yg dia di dalamnya menjabarkan cara terapi apel tsb, jadi saya simpulkan cara ini HOAX diperkuat juga banyak literatur di web yg mengatakan cara prof liu chiu nan ini hoax termasuk seorang moderator kaskus yang mengatakan cara ini hoax
    Ini link nya

    http://archive.kaskus.co.id/thread/3511029/0/khasiat-apel-yang-luar-biasa

    Bukti realnya ibu saya malah membesar batunya setelah mengikuti terapi bodoh tdk jelas dari internet itu,
    Benar kata Bang Vandy bahwa cara pengobatan pak sisil mirip tapi beda, saya cek sendiri, pengobatan pak silsi ada bubuk yg di minum selama 10 hari lalu ada cairan yg dicampur dalam apel hijau granny smith, ingat harus granny smith karena fungsi granny smith ini untuk melindungi mukosa lambung dari cairan asam hasil pasteurisasi tanaman supreme ginseng, apel hijau granny smith di kenal sebagai apel untuk pengobatan maag dan gangguan lambung, karrna 95% penderita batu empedu pasti kena maag dan gangguan lambung, apel ini bukan buat melembutkan batu, tidak ada apel yg bisa melembutkan batu empedu, bahkan obat dokter yg namanya urdh*falk dan urdh*ex tidak bisa memecah atau melembutkan batu empedu, terbukti tidak ada di web yg bilang kalau obat itu manjur, kembali ke ramuan pak sisil, ramuan ini di minum di hari 7 hari setelah 10 hari minum bubuk, lalu hari ke 18 pengeluaran kotoran lemak liver dan batu empedu, ibu saya dapat kalkulasi 3 Tahapan yang di hitung total pengobatan selama 7 bulan, dan biaya bahan obatnya juga cukup mahal sekitar 17 juta karena batu cukup besar dan ibu saya juga kena sirosis hati akibat penyumbatan batu empedu pada saluran CBD, yg membuat mata ibu saya jadi kuning dan kena tukak lambung karena konsumsi garam inggris saat mencoba terapi apel dari internet itu, ingat garam inggris berbahaya jika tidak dengan resep atau petunjuk dokter, sembarang dosis malah ada yang mati.

    Kesimpulannya dari penelitian saya di web, cara apel untuk pengobatan batu empedu yg ada di internet dan yg bang adit sampaikan itu adalah Hoax. Tolong hati2 dalam menyebarkan suatu treatment advice, jika bukan dari pengalaman sendiri jangan coba2 sebarkan hanya karena kata orang bagus, karena kita tidak akan merasakan penderitaan orang lain karena menggunakan cara yg salah dari apa yg kita sarankan dengan sembarangan

    Thanks

  49. February 26th, 2016 at 23:20 | #49

    @Parlindungan
    Terima kasih atas sharingnya parlindungan. Ada kemungkinan adit cuma berasumsi karena hanya membaca dari internet. Saya sendiri mngkn kalo tidak berobat ke pak Sisil jg akan berpikiran yang sama. Cm sekali lg saya sangat open mind. Kalo memang ada yg berhasil dgn terapi apel yg di internet tsb ya silahkan dijalani. Saya sendiri berharap di kemudian hari ada solusi pengobatan yg lebih murah atau mungkin dunia medis mau belajar cara pengobatan pak sisil sehingga bahan2 obatnya bisa lebih mudah diperoleh sehingga harganya bisa lebih terjangkau dan banyak orang yang akan tertolong.

  50. March 2nd, 2016 at 03:54 | #50

    awas modus bgt nih

Comment pages
1 2 6939
  1. No trackbacks yet.