Jalan-jalan ke Penang (Hari ke 1) : Tiba di Penang

Sekitar 2 bulan yang lalu, saudara sepupu saya baru saja membawa mertuanya untuk check up di Penang. Karena biaya check up dan pengobatannya yang relatif lebih murah dari pengobatan di Indonesia, berobat ke Penang sekarang sudah menjadi semacam trend di Indonesia. Saya takjub dengan Malaysia yang bisa memaksimalkan potensi ini sehingga memoles Penang dengan memaksimalkan infrastruktur serta tempat-tempat wisatanya, sehingga menjadikan Penang selain menjadi tujuan pengobatan di Asia Tenggara. Dikarenakan sakit batu empedu yang saya derita, Papa saya pun mengusulkan untuk melakukan check up menyeluruh kesehatan saya di Penang. Sekalian Papa dan Mama saya pun juga ingin melakukan check up di sana. Kebetulan saudara sepupu saya pun mengajak kita untuk pergi beramai-ramai, maka jadilah kami pergi bertujuh pada perjalanan kali ini.

IMG_1414

Hari ini saya berangkat dari kota kelahiran saya (Batu) menuju ke Surabaya sekitar jam 06:15 pagi. Sesampainya di Surabaya, saya disambut dengan hujan dan banjir di mana-mana. Saya menuju ke rumah saudara sepupu saya untuk menitipkan mobil. Saya berangkat menuju ke bandara sekitar jam 9 lebih dan sampai di bandara jam 10 pagi. Karena pesawat saya boarding jam 12:45, maka relatif waktu yang kami punyai masih cukup banyak. Penerbangan kali ini, saya kembali menggunakan Air Asia. Karena tarif yang saya beli bukan di masa promo, maka harga yang saya dapatkan juga tidak murah-murah amat. Harga tiket PP Surabaya-Penang yang saya dapat adalah Rp. 2.005.000 (Include Tax + Travel Insurance). Yang cukup membuat saya kaget kali ini adalah Bandara Juanda Terminal 2 (tempat kami berangkat kali ini) berbeda lokasi dengan bangunan Juanda tempat biasa aku berangkat. Ternyata Terminal 2 ini adalah bangunan baru dari bandara Juanda dan baru dibuka untuk umum sekitar 2-3 bulan yang lalu. 

IMG_1411

IMG_1413

Jadwal keberangkatan kami hari ini sedikit terlambat karena ada latihan militer (what….?) Yaa… beginilah resiko kalau bandara sipil dan militer dijadikan satu. Pesawat kami akhirnya berangkat jam 13:40 (terlambat hampir 1 jam). Perjalanan dari Surabaya – Penang ditempuh selama 3 jam. Kami sampai di Bandara Penang International Airport jam 16:40 (Jam 17:40 waktu setempat).

Sesampai kami di bandara dan melewati bagian imigrasi, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari kartu telepon HP agar saya bisa tetap mengakses internet selama berada di Malaysia. Sayangnya tidak seperti di bandara Kuala Lumpur, ternyata tidak ada counter yang menjual kartu HP di bandara Penang.

IMG_1415

IMG_1418

Dari bandara, kami pun langsung menuju ke hotel kami yang berada di Georgetown. Georgetown adalah pusat kota  yang berada di pulau Penang. Dari bandara ke Georgetown, ada beberapa alternatif cara yang bisa dipilih, yaitu :

  • Taksi
    Ini adalah pilihan ternyaman dan tentu saja paling mahal yang bisa dipilih. Sekedar info, taksi di Penang ini tidak menggunakan sistem argo. Oleh karena itu bila ingin menggunakan taksi, coba negolah harga di depan dengan supir taksinya. Biaya dari bandara ke Georgetown adalah sekitar RM 45-50.
  • Bis
    Pilihan kedua yang banyak dipilih banyak orang terutama para traveler / backpacker adalah menggunakan bis no 102, 306, 401, 401E. Jika mengunakan bis, maka anda akan turun di terminal bis Komtar yang ada di Georgetown. Jika hotel anda berada agak jauh dari daerah Komtar, berarti anda harus naik bis lagi untuk menuju hotel tempat anda menginap. Tarif bis dari bandara ke Terminal Komtar di Georgetown adalah RM 4.7
  • Sewa mobil sendiri
    Saya tidak menyarankan pilihan ini, kecuali jika anda berpergian dengan 4-5 orang. Jika jumlah orang yang traveling bersama anda adalah 4-5 orang, biaya menyewa mobil bisa jadi sama dengan bila kita menggunakan transportasi umum. Cuma bedanya dengan menyewa mobil sendiri, anda tentu bisa menjelajah kota Penang dengan lebih leluasa. Beberapa jasa sewa mobil yang ada di Penang adalah Avis, Europcar, dll.

Karena di perjalanan kali ini kami telah mendaftar sebelumnya untuk check up di rumah sakit Gleneagles, maka kami tidak memilih satu pun dari opsi transport di atas. Karena kami dijemput oleh mobil dari rumah sakit tempat kami mendaftar. Perjalanan dari Bandara ke hotel tempat kami menginap memakan waktu sekitar 45 menit. Hotel tempat kami menginap adalah Berjaya Georgetown Hotel yang beralamat di jalan Burma.  Karena merupakan bonus dari paket check up dari rumah sakit, kami tidak perlu membayar untuk biaya hotel tempat kami menginap alias gratis. Kalau saya cek di Agoda, tarif hotel ini semalam sekitar USD 60 (Rp. 700.000). Mungkin inilah salah satu faktor yang membuat banyak sekali orang Indonesia yang berobat ke sini. Semua biaya transport dan biaya menginap ternyata semuanya sudah termasuk saat kita memilih paket untuk check up / berobat di rumah sakit di Penang.

berjaya georgetown hotel

Hotel Berjaya Georgetown Hotel tempat kami menginap ini lokasinya berada persis di depan rumah sakit Adventist. Hotel ini cukup strategis untuk dijadikan tempat menginap. Selain karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota (Georgetown), di sebelah-sebelah hotel juga banyak terdapat shopping mall, supermarket, apotik serta tempat makan. Lokasi hotel ini pun juga cuma berjarak sekitar 200 meter dari Gurney Plaza dan Gurney Paragon Plaza (dua mall yang cukup ramai di Penang).

Sedangkan untuk kamarnya sendiri, kamarnya menurut saya cukup bagus. Selain cukup bersih, fasilitasnya cukup standar. Walaupun sebenarnya saya sedikit kecewa karena Wifi di hotel ini ternyata tidak gratis.

berjaya hotel room

berjaya hotel room

berjaya hotel room

berjaya hotel room

Setelah check in, saya menghampiri salah satu counter HP di Berjaya Time Square, sebuah shopping mall kecil yang ada persis di sebelah hotel dan membeli kartu perdana HP Digi. Harga dari kartu ini adalah RM 38, untuk pemakaian 7 hari dengan quota internet sebanyak 550 Mb / hari.

Karena hari sudah cukup malam, setelah mandi, kami semua pun langsung keluar mencari makan. Rencana awal kami sebenarnya adalah mencari makan di sekitar hotel. tapi setelah berputar-putar, kami tidak juga menemukan tempat makan. Pada akhirnya kami pun berpencar. Yang tidak vegetarian makan di sebelah hotel kami, sedangkan saya bersama Mama saya mencari makanan vegetarian di sepanjang jalan Burma. Sayang sekali karena sudah terlalu malam, depot yang saya tuju sudah tutup. Pada akhirnya saya memutuskan untuk makan di sebuah depot India yang menyediakan makanan vegetarian. Setelah makan, kami pun kembali hotel untuk istirahat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms:

  • kartu hp android yg bisa di pakai di penang
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

  1. Anda mahu berobat dari Indonesia ke Penang? Bisa layari http://www.kpjpenang.com
    Ini adalah Rumah Sakit yang diakreditas oleh JCI dari Amerika.
    Rumah sakit ini menawarkan perkhidmatan jemput dan ngantar dari Bandara ke Rumah Sakit dan jalan-jalan di sekitar Penang secara cuma-cuma aja.
    Bisa juga BBM sama Pak Amar 532417A8 atau WhatsApp +6018-4719690.

    Penginapan termurah bermula dari MYR 30.00 http://kimsarguesthouse.blogspot.sg/