Jalan-jalan di Penang (Hari ke 2) : Check Up dan Berobat di Glenagles Hospital

Daftar Tempat Wisata yang dikunjungi di hari kedua :

  • Gurney Paragon Plaza
  • Gurney Food Centre

Sebagian besar hari kedua kami di Penang dihabiskan di Rumah Sakit Gleneagles, tempat kami melakukan check up. Tujuan kami ke Penang kali ini memang utamanya adalah untuk Check Up. Saya sendiri tahun lalu menderita batu empedu dan sudah menjalani pengobatan secara herbal. Karena tidak ingin adanya resiko-resiko lainnya, maka Papa saya menganjurkan saya untuk melakukan check up secara menyeluruh untuk mengetahui secara dini bila ada kelainan pada tubuh saya. Kami berangkat dari hotel Berjaya tempat kami menginap sekitar jam 8:30. Kali ini kami diantar oleh mobil hotel menuju Gleneagles Hospital yang berjarak sekitar 2.5 km dari hotel.

gleneagles-hospital-penang

Pengalaman melakukan check up di sini memberikan pengalaman baru buat saya. Saya sedikit takjub dengan bagaimana profesionalnya rumah sakit di Penang ini. Tidaklah heran, ada begitu banyak orang yang berobat ke sini, tidak hanya dari kota-kota lain Malaysia, tapi juga dari negara lain termasuk Indonesia. Selain cara kerja yang cepat dan profesional, dokter dokter di Malaysia tidaklah berorientasi uang seperti halnya kebanyakan Dokter-dokter di Indonesia (walaupun tentu saja tidak semua). Dokter-dokter di sini tidak akan menuliskan resep bila memang tidak benar-benar perlu. Bahkan saya pribadi malah mendapat suplemen vitamin berharga mahal dari Dokter yang memeriksa saya secara gratis. Hari ini kami menghabiskan banyak waktu di rumah sakit. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 saat kami menyelesaikan semuanya.

Setelah selesai, kami pun langsung berencana untuk berjalan-jalan ke daerah pesisiran Gurney. Karena tidak boleh mencegat taksi di dalam rumah sakit, maka kami pun keluar untuk mencari taksi. Malang benar, tidak ada 2 taksi yang lagi ready di depan rumah sakit. Kami sempat berpikir untuk beralih ke bis, tapi karena bis yang kami tunggu tidak kunjung lewat, kami pun akhirnya memutuskan utuk berjalan ke Gurney. Kalau dilihat di peta sebenarnya jaraknya cukup jauh sih (sekitar 1.8 km). Tujuan pertama kami saat itu adalah Gurney Paragon Plaza. Setelah berjalan sekitar hampir 1/2 jam lamanya, kami akhirnya sampai di Paragon. Plaza ini sedikit mirip seperti Tunjungan Plaza di Surabaya.


gurney paragon

gurney paragon

Karena sudah cukup bosan dengan mall, saya pun tidak terlalu antusias berjalan-jalan di sini. Namun ada yang cukup menarik di dalam Paragon Plaza ini, yaitu robot Transformers besar yang ada di tengah Mall. Robot Optimus Prime dan Bumblebeenya benar-benar keren. Selain 2 robot utama Transformers juga ada mobil Chevrolet Camaro. Di area  mall ini sedang diadakan pameran mainan untuk menarik para pengunjung.

optimus-prime-di-gurney-paragon

bumblebee-di-gurney-paragon

chevrolet-camaro-di-gurney-paragon

Di lantai UG, kami juga menemukan toko Daiso Japan yang menjual barang serba RM 5. Kami banyak menghabiskan waktu di toko ini untuk berbelanja. Setelah berbelanja di sana, kami juga menyempatkan diri untuk makan es campur dan beristirahat sebentar di Food Court lantai 5.

daiso-japan-di-paragon

Setelah selesai, kami melanjutkan jalan-jalan kami keluar dari Paragon untuk menyusuri persiaran Gurney.

persiaran-gurney-01

persiaran-gurney-02

Tujuan kami berikutnya adalah ke Gurney Food Centre (Anjung Gurney) yang ada di sebelah Gurney Plaza. Gurney Food Centre ini adalah semacam area open air yang memang khusus menjual makanan dan minuman. Area ini mirip dengan Jl. Alor di Kuala Lumpur. Kami pun memutuskan untuk membeli makan malam di sana. Ada 2 makanan yang cukup terkenal di sini yaitu Rujak Pasembur dan Char Koay Teow. Untuk Char Koay Teow, panjangnya antrian pembelinya bisa mencapai 20 orang lebih, sehingga antrian bisa mencapai jalan raya.

gurney-food-centre-01

gurney-food-centre-02

gurney-food-centre-03

gurney-food-centre-04

Ada satu depot vegetarian area food center ini. Kiosnya ada di pojok. Saya memesan bakmie goreng seharga 5.5 dan rasanya cukup enak.

gurney-food-centre-vegetarian-01

gurney-food-centre-vegetarian-02

Setelah membeli makan, kami pun memutuskan untuk kembali ke hotel. Karena membawa barang belanjaan yang lumayan banyak dan sebagian dari kami sudah sedikit kecapekan, maka kami pulang dengan mengunakan taksi. Tarif taksi dari Gurney Food Centre ke hotel Berjaya adalah RM 12.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

  1. salam kenal admin, saya mau tambah infomasi kepada teman2 yang mau berobat di penang.

    Dokter di Penang memang berpengalaman dan pakar dalam bidangnya masing2,karena sebelum para dokter bekerja di RS swasta,para dokter harus wajib bekerja terlebih dahulu di RS pemerintah selama 5tahun untuk mendapatkan
    pengalaman.Jadi semua dokter di RS swasta sudah berpengalaman dan profesional karena kebanyakan para dokter lulusan dari luar negeri.

    Para dokter yang berprofesional dipenang tidak suka2 menangani kes penyakit yang bukan kepakaran mereka.Seperti dokter kanker mereka hanya menangani penyakit kanker saja.dokter jantung hanya menangani penyakit jantung saja,begitu juga dengan penyakit2 lain ditangani oleh dokter pakar masing2, ini akan mengurangkan risiko diagnosis yang salah.

    jika anda perlu pertanyaan sebelum ke penang atau bantuan untuk segala urusan sewaktu dipenang,dari airport ke RS (seluruh RS dipenang) dan penginapan,serta jalan2,anda dapat menghubungi kami sepasang suami istri di Penang.

    ERIN +60164269114 bisa whatsApp(istri orang indonesia) dan LEE +60164746757(suami orang penang)

    http://BerobatDiPenang.com

    email admin@berobatdipenang.com
    dengan begini anda dapat menghemat waktu dan segala urusan anda dapat berjalan dengan lancar dan teratur.