Archive

Archive for the ‘Health’ Category

Pengalaman Saya Sembuh dari Batu Empedu tanpa Operasi (Part 2)

November 14th, 2013 55 comments

Setelah melakukan terapi pengobatan batu empedu dari Pak Sisil tiga minggu yang lalu, saya menyempatkan diri untuk melakukan USG ulang untuk memastikan apakah kantung empedu saya sudah bersih dari batu. Setelah USG, seperti yang sudah saya duga sebelumnya ternyata batunya belum sepenuhnya bersih. Masih ada sisa-sisa batu walaupun kecil ukurannya (sekitar 6.8 mm). Berikut adalah hasil USG di Lab Bromo Malang setelah menjalani terapi yang pertama.

hasil scan usg

Untuk itu saya pun harus mengulangi terapi ini sekali lagi. Dan saya memulai terapi lagi menggunakan obat pak Sisil sejak minggu lalu. Kondisi saya pada terapi kedua ini sangat berbeda dengan pada saat terapi pertama. Badan saya saat terapi kedua ini jauh lebih sehat dan tidak pernah mengalami keluhan sakit apapun. Menurut pak Sisil, ini terjadi karena saya bisa disiplin dalam menjaga pantangan dan mau berolahraga. Karena kebanyakan pasiennya itu masih mengalami banyak keluhan saat terapi kedua. Saya sendiri mulai menjaga pantangan makanan seperti yang diintruksikan pak Sisil sejak 1 bulan lalu. Selain itu saya juga mulai rutin berolah-raga dengan cara jalan pagi setiap harinya selama 1 – 1.5 jam. Hasilnya pun ternyata lumayan bagus. Badan saya menjadi jauh lebih fit. Mata saya pun tidak kuning seperti terapi pertama. Hari ini adalah hari ke-7 dari terapi dan merupakan saat pengeluaran batu. Dan hasilnya batu sebanyak 6 biji (yang 1 terpecah menjadi 3) keluar saat buang air besar. Read more…

Panduan Gaya Hidup Sehat Rendah Lemak untuk Mencegah Kolestrol dan Penyakit Lainnya

November 11th, 2013 2 comments

Sejak saya didiagnosa terkena penyakit batu empedu, saya menjadi sangat sadar bahwa ternyata pola hidup yang sehat sangatlah penting buat kesehatan. Biaya pengobatan yang luar biasa mahal seperti mengingatkan saya bahwa ternyata kesehatan adalah harta yang tidak ternilai harganya. Sejak didiagnosa batu empedu dan melakukan proses pengeluaran batu, saya mulai merubah gaya hidup saya agar bisa menjadi lebih sehat. Dengan itu, saya berharap bisa terhindar dari terbentuknya kembali batu empedu serta ancaman berbagai macam penyakit yang bisa muncul akibat gaya hidup yang tidak sehat. Dan karena pengalaman saya pribadi adalah berhubungan dengan tertimbunnya kolestrol dan trigliserida dalam tubuh, maka tips dari saya ini akan lebih berfokus mengenai cara hidup sehat agar kadar lemak dalam tubuh kita ini tetap dalam batas kadar normal. Bagi yang kadar kolestrol dan trigliseridanya tinggi, gaya hidup di bawah ini diharapkan bisa menurunkan kolestrol serta trigliserida. Saya sendiri sudah mencobanya dan terbukti berhasil menurunkan kolestrol saya tanpa obat sama sekali dari 257 menjadi 201 hanya dalam 3 minggu dan turun menjadi 149 dalam 4 bulan. Sementara LDL dari 142 turun menjadi 121 dalam 3 minggu dan turun menjadi 84 dalam 4 bulan. Kolestrol yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit jantung, stroke, batu empedu, batu liver, fatty liver, siriosis, kanker dan lain sebagainya. Tips ini juga berguna untuk terhindar dari berbagai keluhan permasalahan pencernaan bagi mereka yang sudah dibuang kantong empedunya melalui operasi.

kolestrol dalam darah

Tips dari saya ini sendiri saya rangkum setelah mencari info di internet dan bertanya langsung kepada para dokter dan ahli yang sudah berpengalaman dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Oke… Kalau begitu saya akan langsung saja ya. Berikut tips-tipsnya :

– Selain faktor keturunan dan usia, makanan merupakan faktor paling berpengaruh yang mempengaruhi kolestrol dalam tubuh. Saat kita menderita suatu penyakit tertentu akibat lemak, kita akan sering mendengar saran dari dokter untuk mengurangi makanan yang berlemak. Nah. pertanyaannya sekarang adalah makanan berlemak itu apa saja? Sebagai gambaran cobalah untuk melihat tabel daftar makanan-makanan dengan kadar kolestrol tertinggi berikut ini :

Read more…

Tips Untuk Mengurangi Frekuensi Kholik Buat Para Penderita Batu Empedu

November 1st, 2013 18 comments

Pada saat terkena batu empedu, penderita akan sering mengalami kholik (nyeri yang tidak tertahan)  di daerah perut pada saat waktu-waktu tertentu. Di kasus saya, saya biasanya mengalami kholik adalah pada saat malam hari (waktu tidur). Pada awalnya karena saya tidak mengerti apa penyebab dari kholik ini. Saya waktu tahu bahwa saya mengidap penyakit batu empedu, saya hanya diberitahukan untuk menjauhi makanan berlemak oleh dokter. Sementara saya sendiri agak bingung makanan berlemak itu apa saja ya. Karena kurang pengetahuan, akhirnya saya sering juga makan makanan yang ternyata seharusnya dihindari oleh para penderita empedu. Karena makanan-makanan yang cenderung berlemak dan berkalori tinggi, saya jadi sering mengalami kholik. Dan setelah mencari info di internet dan bertanya kepada pak Sisil yang mengobati saya, saya pun mulai tahu apa saja yang harus dihindari oleh para penderita batu empedu. Dan setelah menjalani pantangan dengan disiplin, saya pun mulai jarang merasakan kholik, meskipun sebenarnya batu empedu masih banyak di kantung empedu saya.

batu empedu

Bagi para penderita batu empedu yang belum menjalani pengobatan dan melakukan operasi, anda bisa mengikuti tips-tips berikut untuk setidaknya mengurangi frekuensi kholik yang terjadi.  Read more…

Incoming search terms:

  • terong ungu untuk penderita batu empedu
Categories: Health, Life, My Life Tags:

Pengalaman Saya Sembuh dari Batu Empedu tanpa Operasi (Part 1)

October 27th, 2013 64 comments

Beberapa bulan terakhir, saya sedikit dipusingkan mengenai masalah kesehatan. Awalnya saya tidak tahu kalau saya adalah penderita batu empedu. Sebenarnya sakit yang saya alami di perut bagian atas ini sudah terjadi sekitar 1 tahun lalu. Awalnya saya mengira ini hanyalah sakit kram otot atau masalah lambung saja. Frekuensi kambuhnya (kholik) pun dulu tidak sering (hanya sekitar 1 kali setiap beberapa bulan). Ciri-ciri sakit yang saya alami adalah perasaan nyeri yang sangat hebat di daerah perut kanan atas (daerah ulu hati), dan ini terjadi pada saat malam hari sekitar jam 10 malam sampai jam 5 pagi. Namun, seiring dengan waktu, frekuensi sakitnya menjadi lebih sering. Puncaknya adalah pada bulan Agustus kemarin. Saat saya sedang asyik traveling ke Bali bersama keluarga, tiba-tiba kholik-nya kambuh. Sedihnya, kholik yang terjadi saat itu bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Dan tidak seperti biasanya sakitnya yang biasanya hilang pada pagi hari, kholik saat itu bertahan sampai sepanjang hari dan baru hilang pada waktu menjelang malam.

usg empedu

Karena penasaran dengan sakit saya, akhirnya saya pun mulai berobat ke dokter. Karena dugaan awal saya adalah kram otot, maka saya pun tidak ke dokter spesialis pencernaan. Dokter yang memeriksa saya saat itu mengatakan sakit saya kemungkinan adalah lambungnya yang terluka atau kram otot. Saat itu saya diberikan obat untuk kedua sakit tersebut. Namun tidak sampai 3 hari saya ke dokter, ternyata kholik saya kambuh lagi. Saat itu saya pun langsung mengambil kesimpulan, bahwa ini bukanlah kram otot atau penyakit lambung biasa. Read more…

Incoming search terms:

  • batu empedu hilang tanpa operasi
  • berapa lama minum urdafalk
  • obat dokter untuk batu empedu
  • obat medis penghancur batu empedu