Archive

Archive for June, 2014

Jalan jalan di Penang (Hari ke 4) : Penang Hill, Batu Ferringhi

June 20th, 2014 10 comments

Daftar Tempat Wisata yang dikunjungi di hari ketiga :

  • Penang Hill
  • Batu Ferringhi
  • Toy Museum

Di hari keempat ini, kami semua bangun agak siang. Ini disebabkan karena proses check up dan pengobatan kami sudah selesai semua. Jadi kami memang sengaja ingin santai dan bangun agak siang hari ini. Karena tiket breakfast yang terbatas, pagi ini saya bersama Mama dan saudara sepupu saya memutuskan makan pagi di kantin yang ada di Adventist Hospital. Kerennya… semua makanan di Adventist ini serba vegetarian. Saya pada akhirnya memilih untuk makan nasi goreng dan sate. Rasanya lumayan, terutama satenya. Dari cerita saudara sepupu saya, makanan di rumah sakit ini hampir semuanya lumayan enak-enak.

kantin adventist hospital

kantin adventist hospital

Setelah selesai makan, kami pun langsung bersiap untuk jalan-jalan. Tujuan pertama kami kali ini adalah Penang Hill (Bukit Bendera). Dari hotel kami menuju Penang Hill sebenarnya tidak terlalu jauh. Oleh karena itu kami pun memutuskan untuk menggunakan taksi ke sana. Sebetulnya ada pilihan transport yang lebih murah, yaitu mengunakan bis no 204. Tapi karena bis 204 tidak melewati hotel kami, maka kami harus menuju Komtar terlebih dahulu menggunakan bis lain. Read more…

Incoming search terms:

  • bagaimana cara menuju ke penang hill

Jalan-jalan di Penang (Hari ke 3) : Kek Lok Si Temple, Georgetown

June 19th, 2014 No comments

Daftar Tempat Wisata yang dikunjungi di hari ketiga :

  • Kek Lok Si Temple
  • Pasar Chowrasta
  • Cheong Fat Tze Mansion
  • Esplanade
  • Fort Cornwallis
  • Penang Time Tunnel

Di hari ketiga, rencana saya adalah mencoba untuk berkonsultasi dengan Dokter spesialis pencernaan di Gleneagles Hospital. Kami breakfast di hotel pagi ini dan kami keluar dari hotel sekitar jam 9:30 dengan diantar mobil hotel. Setelah mencoba menanyakan ke bagian pendaftaran rumah sakit, ternyata mereka tidak setuju bila saya ingin berkonsultasi dengan dokter pencernaan. Mereka justru menganjurkan saya untuk langsung menemui dokter bedah. Dari sana saya pun langsung berkesimpulan bahwa konsultasi akan sia-sia dilakukan, karena sepertinya semua penderita batu empedu yang berobat ke sini akan berujung ke meja operasi.

Karena sudah tidak ada yang bisa kami lakukan di rumah sakit, maka kami pun memutuskan untuk mulai jalan-jalan. Kami keluar dari rumah sakit sekitar jam 10:30. Tujuan pertama jalan-jalan kami hari ini adalah Kek Lok Si Temple (极乐寺). Karena ada bus stop di depan hotel, saya memutuskan untuk naik bis. Karena tidak ada bis yang bisa langsung menuju ke Kek Lok Si, kami harus naik bis no 103 ke Komtar dahulu. Komtar adalah terminal bis yang ada di pusat kota Georgetown. Hampir semua bis rapid Penang akan melewati Komtar. Oleh karena itu, bila anda ingin berjalan jalan di Penang dengan menggunakan bis dan tidak ada bis yang langsung bisa membawa anda ke tempat tujuan, maka selalu jadikan Komtar sebagai pilihan utama untuk transit. Tarif dari bus stop di depan Gleneagles ke Komtar RM 1.40. Setelah sekitar 15 menit perjalanan, kami pun sampai di bus stop Komtar. Terminal bisnya ada di dalam gedung tempat kami turun dari bis. Bila anda bingung mencari di mana terminalnya, tanya supir bisnya aja, mereka pasti akan memberi tahu.

bis rapid penang

Read more…

Categories: Malaysia, Penang Tags:

Jalan-jalan di Penang (Hari ke 2) : Check Up dan Berobat di Glenagles Hospital

June 18th, 2014 1 comment

Daftar Tempat Wisata yang dikunjungi di hari kedua :

  • Gurney Paragon Plaza
  • Gurney Food Centre

Sebagian besar hari kedua kami di Penang dihabiskan di Rumah Sakit Gleneagles, tempat kami melakukan check up. Tujuan kami ke Penang kali ini memang utamanya adalah untuk Check Up. Saya sendiri tahun lalu menderita batu empedu dan sudah menjalani pengobatan secara herbal. Karena tidak ingin adanya resiko-resiko lainnya, maka Papa saya menganjurkan saya untuk melakukan check up secara menyeluruh untuk mengetahui secara dini bila ada kelainan pada tubuh saya. Kami berangkat dari hotel Berjaya tempat kami menginap sekitar jam 8:30. Kali ini kami diantar oleh mobil hotel menuju Gleneagles Hospital yang berjarak sekitar 2.5 km dari hotel.

gleneagles-hospital-penang

Pengalaman melakukan check up di sini memberikan pengalaman baru buat saya. Saya sedikit takjub dengan bagaimana profesionalnya rumah sakit di Penang ini. Tidaklah heran, ada begitu banyak orang yang berobat ke sini, tidak hanya dari kota-kota lain Malaysia, tapi juga dari negara lain termasuk Indonesia. Selain cara kerja yang cepat dan profesional, dokter dokter di Malaysia tidaklah berorientasi uang seperti halnya kebanyakan Dokter-dokter di Indonesia (walaupun tentu saja tidak semua). Dokter-dokter di sini tidak akan menuliskan resep bila memang tidak benar-benar perlu. Bahkan saya pribadi malah mendapat suplemen vitamin berharga mahal dari Dokter yang memeriksa saya secara gratis. Hari ini kami menghabiskan banyak waktu di rumah sakit. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16:00 saat kami menyelesaikan semuanya.

Setelah selesai, kami pun langsung berencana untuk berjalan-jalan ke daerah pesisiran Gurney. Karena tidak boleh mencegat taksi di dalam rumah sakit, maka kami pun keluar untuk mencari taksi. Malang benar, tidak ada 2 taksi yang lagi ready di depan rumah sakit. Kami sempat berpikir untuk beralih ke bis, tapi karena bis yang kami tunggu tidak kunjung lewat, kami pun akhirnya memutuskan utuk berjalan ke Gurney. Kalau dilihat di peta sebenarnya jaraknya cukup jauh sih (sekitar 1.8 km). Read more…

Incoming search terms:

  • pengalaman orang indonesia yang berobat ke gleneagles penang

Jalan-jalan ke Penang (Hari ke 1) : Tiba di Penang

June 17th, 2014 1 comment

Sekitar 2 bulan yang lalu, saudara sepupu saya baru saja membawa mertuanya untuk check up di Penang. Karena biaya check up dan pengobatannya yang relatif lebih murah dari pengobatan di Indonesia, berobat ke Penang sekarang sudah menjadi semacam trend di Indonesia. Saya takjub dengan Malaysia yang bisa memaksimalkan potensi ini sehingga memoles Penang dengan memaksimalkan infrastruktur serta tempat-tempat wisatanya, sehingga menjadikan Penang selain menjadi tujuan pengobatan di Asia Tenggara. Dikarenakan sakit batu empedu yang saya derita, Papa saya pun mengusulkan untuk melakukan check up menyeluruh kesehatan saya di Penang. Sekalian Papa dan Mama saya pun juga ingin melakukan check up di sana. Kebetulan saudara sepupu saya pun mengajak kita untuk pergi beramai-ramai, maka jadilah kami pergi bertujuh pada perjalanan kali ini.

IMG_1414

Hari ini saya berangkat dari kota kelahiran saya (Batu) menuju ke Surabaya sekitar jam 06:15 pagi. Sesampainya di Surabaya, saya disambut dengan hujan dan banjir di mana-mana. Saya menuju ke rumah saudara sepupu saya untuk menitipkan mobil. Saya berangkat menuju ke bandara sekitar jam 9 lebih dan sampai di bandara jam 10 pagi. Karena pesawat saya boarding jam 12:45, maka relatif waktu yang kami punyai masih cukup banyak. Penerbangan kali ini, saya kembali menggunakan Air Asia. Karena tarif yang saya beli bukan di masa promo, maka harga yang saya dapatkan juga tidak murah-murah amat. Harga tiket PP Surabaya-Penang yang saya dapat adalah Rp. 2.005.000 (Include Tax + Travel Insurance). Yang cukup membuat saya kaget kali ini adalah Bandara Juanda Terminal 2 (tempat kami berangkat kali ini) berbeda lokasi dengan bangunan Juanda tempat biasa aku berangkat. Ternyata Terminal 2 ini adalah bangunan baru dari bandara Juanda dan baru dibuka untuk umum sekitar 2-3 bulan yang lalu.  Read more…

Categories: Malaysia, Penang Tags: ,